Majene  

Bangkai Paus di Pesisir Pantai Menyengat Warga

Oplus_131072

Majene – ‎Seekor paus ditemukan terdampar di pesisir pantai Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju Sabtu, 3 Oktober 2026.

    ‎Paus tersebut ditemukan warga dalam kondisi telah mengeluarkan bau menyengat. Jarak aroma disebut terasa hingga sekitar 4–5 meter dari lokasi bangkai.

    Jangan Lewatkan  PPPK Berstatus Napi Narkoba Tetap Digaji, BKPSDM Majene Disorot – Kepala BKD: Baru Tahu, Akan Teliti

    ‎Warga menduga mamalia laut tersebut merupakan paus sperma, namun jenis paus tersebut masih perlu dipastikan oleh pihak berwenang atau instansi terkait.

    ‎Sejumlah warga memilih tidak mendekat karena bau yang cukup menyengat. Anak-anak hanya terlihat menyaksikan dari jarak jauh.

    Jangan Lewatkan  Bupati Majene Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Hingga 2027

    ‎Salah seorang warga Kasambang, Andi Nur Alim, mengatakan warga berencana menyeret bangkai paus tersebut kembali ke laut agar bau tidak semakin mengganggu permukiman.

    ‎“Baunya sangat menyengat. Warga enggan mendekat, anak-anak hanya menonton dari jarak jauh. Rencananya akan diseret kembali ke laut agar baunya tidak sampai mengganggu perkampungan,” ujar Andi Nur Alim.

    Jangan Lewatkan  Kejati Sulbar Periksa Sekda Majene dalam Kasus Dugaan Korupsi Perumda Aneka Usaha

    ‎Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab paus tersebut terdampar maupun langkah penanganan selanjutnya dari pihak terkait. Rilis : (Endy)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *