Majene  

Hangatnya “Ngopi Bareng Jaksa”: Saat Kejari Majene dan Insan Pers Menyatukan Suara di Atas Secangkir Kopi

tianjeng.com/, MAJENE — Sore itu, halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene diselimuti suasana yang berbeda. Tak ada ketegangan khas ruang sidang, tak pula kesan kaku antara aparat hukum dan wartawan. Yang ada hanyalah tawa, obrolan ringan, dan aroma kopi yang menyatukan semua dalam satu meja keakraban.

Kegiatan bertajuk “Ngopi Bareng Jaksa” ini menjadi ruang pertemuan hangat antara jajaran Kejari Majene dan insan pers dari berbagai media online serta televisi nasional.
Kepala Kejaksaan Negeri Majene, Andi Irfan, S.H., M.H., yang diwakili oleh Kasi Intelijen, Muh. Aslam Fardyllah, S.H., M.H., memimpin langsung dialog santai yang sarat makna kebersamaan.

Jangan Lewatkan  Pemuda Ulumanda Kecam Pernyataan Wakil Bupati Majene:

Dalam suasana penuh kehangatan itu, Muh. Aslam Fardyllah menegaskan bahwa hubungan antara penegak hukum dan media bukan sekadar komunikasi formal, tetapi bentuk kemitraan untuk mencerdaskan publik.

“Pers bukan hanya peliput berita, tapi mitra kami dalam mengedukasi masyarakat tentang hukum. Melalui media, pesan keadilan bisa sampai dengan cara yang lebih manusiawi,” tutur Aslam sambil tersenyum.

Pernyataan itu disambut anggukan dan senyum para jurnalis yang hadir, di antaranya Ali Muktar, Pimpinan Redaksi Sulbar99.com; Fajar, Pimpinan Redaksi Mamuju Pos.com; dan Syarifuddin Andi, Pimpinan Redaksi tianjeng.com/.

“Biasanya kalau bahas hukum itu kaku dan tegang, tapi kali ini berbeda. Kami merasa seperti keluarga, dihargai, dan didengar,” ujar Ali Muktar dengan nada akrab.

Pertemuan sederhana itu ditutup dengan tawa ringan, jabat tangan, dan janji untuk kembali duduk bersama. Tak ada sekat antara pena dan toga, hanya tekad yang sama: menghadirkan keadilan dan kebenaran bagi masyarakat.

Jangan Lewatkan  Ketua IJS Majene Gelar Kunjungan Kemanusiaan, Wujud Nyata Kepedulian Jurnalis kepada Warga Sakit

Kopi yang tersisa di cangkir sore itu seolah menjadi saksi bahwa sinergi antara hukum dan media tak hanya dibangun lewat konferensi pers, tapi juga melalui ketulusan, kepercayaan, dan secangkir kehangatan yang menyatukan.

Jangan Lewatkan  Maulid Nabi di Masjid Syekh Abdul Mannan: Tradisi Religius Majene yang Pererat Silaturahmi dan Cinta Rasulullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *