Mamuju – Semangat memperkuat sinergi dan memastikan keberlanjutan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) terus dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Barat.
Salah satunya melalui rapat internal Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan sebagai tindak lanjut Rapat Koordinasi Persiapan Pertemuan Pemangku Kepentingan Tingkat Provinsi yang telah dilaksanakan pada 24 September 2026.
Rapat internal tersebut dilaksanakan pada Rabu (30/9/2026) di ruang rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Barat dan dipimpin oleh Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Timothius.
Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah pematangan persiapan menuju Stakeholder Meeting (SHM) Provinsi Sulawesi Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026 mendatang.
Dalam rapat, sejumlah hal strategis dan teknis menjadi pembahasan, meliputi persiapan pelaksanaan kegiatan, mekanisme kegiatan, peserta atau unsur yang akan diundang, narasumber, agenda kegiatan, hingga catatan-catatan penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan.
Pembahasan dilakukan untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat memiliki pemahaman dan kesiapan yang sama, sehingga Stakeholder Meeting TPBIS tingkat provinsi dapat terlaksana secara terarah dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Timothius, menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak yang menjadi bagian dari pelaksanaan program TPBIS di Sulawesi Barat.
Menurutnya, dalam waktu dekat perlu dilaksanakan rapat koordinasi bersama DPK kabupaten serta perpustakaan desa/kelurahan penerima dampak program TPBIS.
Koordinasi tersebut dinilai penting untuk menyatukan langkah sekaligus memastikan kesiapan para pihak menjelang pelaksanaan Stakeholder Meeting tingkat provinsi.
“Dalam waktu dekat, perlu dilaksanakan rapat koordinasi dengan DPK kabupaten dan perpustakaan desa/kelurahan penerima dampak program TPBIS sebagai bagian dari persiapan menjelang Stakeholder Meeting Provinsi,” ujar Timothius.
Koordinasi lintas pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta perpustakaan desa dan kelurahan dalam mendukung keberlanjutan program TPBIS.
Melalui persiapan yang matang dan komunikasi yang terbangun sejak awal, pelaksanaan Stakeholder Meeting Provinsi Sulawesi Barat pada 21 Oktober 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong transformasi perpustakaan yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang baca, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan masyarakat.
Dengan menyatukan langkah dan memperkuat sinergi, Sulawesi Barat terus mempersiapkan diri untuk memastikan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.